Translate

Jumat, 27 Desember 2013

ayat-ayat tentang ke Esaan Allah SWT

oy nee ayt ttg keEsaan Allah Dalil-dalil tentang keesaan Allah
(Al An’am [6]: 1-3
1. Segala puji bagi Allah yang Telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
2. Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang dia sendirilah mengetahuinya), Kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).
3. Dan dialah Allah (yang disembah), baik di langit maupun di bumi; dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.
Makna Kata dan Kalimat Kata ‘al hamdu’ terulang di dalam al Qur’an sebanyak 66 maknanya adalah memuji dengan lisan kepada sesuatu yang terpuji dengan sifat agung dan mulia. Kata ‘khalaqa’ terulang di dalam al Qur’an sebanyak 218 kali dengan berbagai macam bentuknya maknanya adalah “Ansya’a dan awjada” mengembangkan dan mengadakan dengan ketentuan tertentu. Kata ‘Ya’diluna’ terulang di dalam al Qur’an sebanyak 24 kali dengan makna menyamakan sesuatu dengan sesuatu lalu mereka menyembahnya. Kata ‘al ajal’ terulang di dalam al Qur’an sebanyak 55 kali dengan makna waktu yang ditetapkan untuk mengerjakan sesuatu atau waktu yang ditetapkan akan tibanya sesuatu. Ajal yang pertama adalah ajal setiap manusia dan ajal yang kedua adalah ajalnya dunia. Kata ‘tamtarun’ terulang di dalam al Qur’an sebanyak 19 kali dengan makna kalian meragukan tentang kebangkitan hari kiamat sebagaimana kalian meragukan beribadah kepada Allah dengan mengesakan-Nya. Kata ‘taksibun’ terulang di dalam al Qur’an sebanyak 60 kali dengan makna mengusahakan dan mencari apakah kebaikan atau kejahatan.
Respon Ayat
1. Allah memberi kabar bahwa Dia adalah sesuatu yang sangat berhak untuk dipuji dengan lisan. Dia mempunyai sifat yang penuh keagungan dan kemulian, sehingga seolah-olah Allah mengatakan, “Katakanlah, ‘segala puji bagi Allah’” dengan sifat keagungan dan kemulian-Nya. Kemudian Allah menjelaskan tentang salah satu hal yang membuat Dia berhak dipuji dengan firman-Nya “yang Telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang” Maka yang telah mengadakan langit, bumi dan seisinya serta yang telah mengadakan cahaya dan kegelapan sangat berhak dipuji dibandingkan yang lain-Nya. Tetapi orang-orang kafir mempersamakan Allah dengan berhala dan makhluk-makhluknya, alangkah anehnya mereka?
. 2. Allah melecehkan orang-orang kafir atas kebodohan mereka, dengan firman-Nya “Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu)” agar orang-orang kafir mau merenungkan bahwa nenek moyang mereka Adam diciptakan dari tanah kemudian dengan kekuasaan Allah mereka berkembang biak. Dengan cara mengambil pelajaran itu mereka mestinya memahami bahwa mereka tercipta dari tanah dan kelak akan kembali ke tanah pada waktu yang telah ditentukan. Waktu itu tak ada yang mengetahuinya kecuali Allah swt. Tetapi kalian orang-orang kafir dengan kebodohan kalian, meragukan untuk mengesakan-Nya dan kalian meragukan tentang kehidupan setelah ajal kalian yang pertama (kematian).
3. Allah memberi kabar, bahwa Dialah yang berhak diibadahi baik di langit maupun di bumi tidak ada ‘ilah’ selain-Nya. Dia mengetahui yang rahasia, yang nampak maupun yang kalian usahakan tentang kebaikan maupun tentang kejahatan. Oleh karena itu termotivasilah kalian berbuat kebaikan dengan balasan di sisi-Nya dan takutlah kalian berbuat kedurhakaan dengan siksaan yang ada pada-Nya.
Petunjuk Ayat Ada lima hal yang dapat kita simpulkan:
1. Wajib memuji Allah karena Dia berhak untuk pujian itu.
2. Tidak sah seseorang mendapat pujian jika tidak terdapat sifat kemulian dan keagungan.
3. Keanehan Allah terhadap orang-orang kafir yang menyamakan Allah dengan makhluk-Nya
4. Keanehan Allah terhadap orang-orang yang telah melihat keajaiban penciptaan-Nya dan telah nampak kekuasaan-Nya tetapi mengingkari tentang hari kebangkitan dan kehidupan akhirat.
5. Sifat Allah yang “Aliim” hingga tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya baik di bumi maupun di langit. slkan


                            by: yepi.A
             




0 komentar:

Posting Komentar

tinggalkan komentar tentang blog yang sederhana ini